BOGOR, JurnalUpdate.id – Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kecamatan Cigombong digelar dalam rangka pembentukan kepengurusan Cabang DMI Kecamatan Cigombong. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Camat Cigombong, R.E. Irwan Somantri, S.STP., M.M., selaku Pembina. Bertempat di Aula kantor kecamatan Cigombong Kabupaten Bogor, Kamis (24/9/2026)

Musyawarah turut dihadiri Sekretaris Umum DMI Kabupaten Bogor, Deden Ibnu Akil, S.E., S.Sos., M.Pd., serta sejumlah unsur keagamaan, tokoh masyarakat, dan organisasi di Kecamatan Cigombong.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala KUA Kecamatan Cigombong, Ade Hasan, S.H.I.; Ketua MUI Kecamatan Cigombong, M. Zainal A. Nurmuhtadin, S.Ag.; Ketua DKM Masjid Besar Al-Azhim, H. Opik Hidayat, S.Ag., M.M.; Ketua MWC NU Kecamatan Cigombong, H. Bambang Aah Wahyudin, S.Ag.; Ketua DPK APDESI Kecamatan Cigombong, H. Asep Irwan Kuswara; Penyuluh Agama Islam, Kakan Sukandi, S.Ag.; serta Ketua DMI Kecamatan Cigombong periode 2022–2027, H. Parta Wijaya, S.Ag.
Dalam proses pembentukan kepengurusan, Kepala KUA Kecamatan Cigombong, Ade Hasan, S.H.I., Ketua MUI Kecamatan Cigombong, M. Zainal A. Nurmuhtadin, S.Ag., dan Ketua DKM Masjid Besar Al-Azhim, H. Opik Hidayat, S.Ag., M.M., hadir sebagai formatur, hasil muscab tersebut, “Terpilih secara aklamasi Ketua DMI Kec. Cigombong H. Bambang Aah Wahyudin, S.Ag
Kepala KUA Dorong DMI Perkuat Peran Masjid
Kepala KUA Kecamatan Cigombong, Ade Hasan, S.H.I., dalam musyawarah tersebut menekankan pentingnya keberadaan DMI sebagai wadah yang mampu memperkuat koordinasi dan sinergi antarpengurus masjid di wilayah Kecamatan Cigombong.
Menurutnya, masjid memiliki peran yang sangat strategis, bukan hanya sebagai tempat pelaksanaan ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan umat, pendidikan keagamaan, kegiatan sosial, serta pemberdayaan masyarakat.
Karena itu, kepengurusan DMI yang terbentuk diharapkan dapat menjalankan amanah organisasi dengan baik, membangun komunikasi yang harmonis dengan para pengurus DKM, serta meningkatkan berbagai program keumatan yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Ade Hasan juga menilai sinergi antara DMI, KUA, MUI, pemerintah kecamatan, para ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan organisasi kemasyarakatan menjadi bagian penting dalam membangun kehidupan keagamaan yang kondusif di Kecamatan Cigombong.
Ia berharap kepengurusan DMI yang nantinya terbentuk dapat menjadi penggerak dalam memakmurkan masjid sekaligus menjadikan masjid semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat.
Musyawarah tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi organisasi dan memastikan keberlanjutan program DMI Kecamatan Cigombong ke depan.
Camat Cigombong R.E. Irwan Somantri, S.STP., M.M., selaku Pembina, turut menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah kecamatan dengan organisasi keagamaan dalam mendukung pembangunan masyarakat, khususnya di bidang keagamaan dan sosial kemasyarakatan.
Sementara itu, kehadiran Sekum DMI Kabupaten Bogor, Deden Ibnu Akil, S.E., S.Sos., M.Pd., menjadi bagian dari koordinasi organisasi sekaligus memberikan arahan dalam proses pembentukan kepengurusan DMI Kecamatan Cigombong.
Dengan terlaksananya Muscab tersebut, diharapkan DMI Kecamatan Cigombong memiliki kepengurusan yang mampu menjalankan amanah organisasi secara profesional, memperkuat silaturahmi antarpengurus masjid, serta menjadikan masjid sebagai pusat pembinaan umat dan pemberdayaan masyarakat.
JurnalUpdate.id – Tegas, Lugas, Berimbang.












