BOGOR, JurnalUpdate.id — Kepedulian terhadap kondisi masyarakat kembali ditunjukkan Camat Cigombong, R.E. Irwan Somantri, S.STP., MM., dengan menyambangi kediaman Pak Amin di Kampung Lengis RT 03/RW 09, Desa Ciadeg, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Minggu (1/11/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Camat Cigombong didampingi Kepala Desa Ciadeg Wahyu Rahayu, Ketua RT 03 Reja, serta Ketua RW 09 Dedi. Selain bersilaturahmi dan menyerahkan bantuan sembako, rombongan juga melihat secara langsung kondisi tempat tinggal Pak Amin sekaligus membahas kendala administrasi yang dihadapi dalam pengajuan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, mendengarkan kebutuhan warga, serta mencari solusi atas persoalan yang dihadapi secara langsung di lapangan.
Camat Berikan Arahan Terkait Persyaratan Rutilahu
Dalam kesempatan itu, Camat Cigombong R.E. Irwan Somantri menyampaikan bahwa kehadiran pemerintah di tengah masyarakat sangat penting untuk mengetahui kondisi warga secara nyata.
Menurutnya, komunikasi dan kunjungan langsung menjadi salah satu cara bagi pemerintah untuk memahami kebutuhan masyarakat sekaligus memberikan arahan mengenai pelayanan dan program bantuan yang tersedia.
“Pemerintah harus hadir di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa warga mendapatkan perhatian dan pelayanan yang baik. Semoga bantuan sembako ini dapat sedikit membantu kebutuhan Pak Amin,” ujar Irwan.
Tidak hanya menyerahkan bantuan sembako, Irwan juga memberikan arahan kepada Pak Amin dan saudaranya mengenai pentingnya melengkapi dokumen administrasi kepemilikan tanah.
Ia menyarankan agar masing-masing mengurus surat keterangan kepemilikan tanah sebagai salah satu dokumen pendukung untuk mempermudah proses pengajuan bantuan Rutilahu sesuai ketentuan yang berlaku.
Bahkan, Irwan menyampaikan bahwa biaya pembuatan akta tanah bagi Pak Amin dan saudaranya akan digratiskan. Langkah tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga sekaligus membantu memperlancar pengurusan dokumen yang diperlukan.
Pak Amin Luruskan Informasi Penerimaan Bantuan Pemerintah
Sementara itu, Pak Amin menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kunjungan Camat Cigombong beserta jajaran Pemerintah Desa Ciadeg dan pengurus lingkungan yang telah memberikan perhatian serta bantuan sembako.
Dalam kesempatan tersebut, Pak Amin juga meluruskan informasi yang beredar katanya saya sebatang kara, sebenarnya saya tidak sebatang kara karena saya punya saudara kakak dan adik kalau istri dan anak memang saya tidak punya dan bapak saya pun masih ada jelasnya, kalau mengenai kondisi dan status bantuan pemerintah yang selama ini diterimanya.
Ia mengakui belum pernah menerima bantuan khusus program Rutilahu. Namun, bukan berarti dirinya sama sekali tidak pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah.
“Kalau bantuan Rutilahu, saya memang belum menerima. Mungkin harus melalui mekanisme karena rumah masih satu atap, disekat-sekat dan dihuni tiga keluarga. Rumah ini belum 100 persen mutlak milik saya karena merupakan rumah dari orang tua, sedangkan orang tua masih ada,” jelas Pak Amin.
Menurutnya, kondisi kepemilikan rumah yang masih berkaitan dengan orang tua serta ditempati tiga keluarga menjadi salah satu persoalan yang perlu diperhatikan dalam proses pengajuan bantuan perbaikan rumah.
Meski demikian, Pak Amin menegaskan bahwa dirinya tetap menerima bantuan sosial berupa beras dari pemerintah secara rutin setiap tiga bulan sekali atau setiap triwulan.
“Kalau ada yang bilang saya tidak pernah menerima bantuan, itu bohong. Kalau masalah bantuan dari pemerintah, saya selalu rutin menerima setiap triwulan. Yang memberikan kuponnya juga langsung dari Pak RT,” tegasnya.
Klarifikasi tersebut disampaikan agar masyarakat memahami bahwa terdapat perbedaan antara bantuan sosial yang selama ini telah diterimanya dengan program bantuan Rutilahu yang hingga kini belum diperolehnya.
Pemdes Ciadeg Siapkan Bantuan Material
Di tempat yang sama, Kepala Desa Ciadeg Wahyu Rahayu menyampaikan apresiasi atas perhatian Camat Cigombong yang turun langsung menyambangi warganya.
Menurut Wahyu, perhatian terhadap masyarakat yang membutuhkan merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, diperlukan koordinasi antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta pengurus RT dan RW.
“Kami dari Pemerintah Desa Ciadeg tentu sangat mengapresiasi perhatian Pak Camat kepada warga kami. Kunjungan ini menjadi bentuk kepedulian bersama agar masyarakat merasa diperhatikan dan tidak merasa sendiri dalam menghadapi berbagai kebutuhan hidup,” ungkap Wahyu.
Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Desa Ciadeg berencana memberikan bantuan berupa bahan material kepada Pak Amin dalam waktu dekat.
“Kami pun dalam waktu dekat akan memberikan bantuan bahan material, mungkin dari pribadi atau secara swadaya,” tambahnya.
Rencana bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan Pak Amin, khususnya dalam upaya memperbaiki kondisi tempat tinggal bersama keluarganya.
Sinergi Pemerintah, Hadir Mendengar dan Mencari Solusi
Kunjungan Camat Cigombong bersama Kepala Desa Ciadeg dan pengurus lingkungan ini tidak sekadar menjadi agenda silaturahmi maupun penyerahan bantuan sembako. Lebih dari itu, pertemuan tersebut menjadi ruang komunikasi untuk mengetahui secara langsung persoalan yang dihadapi masyarakat.
Mulai dari kondisi tempat tinggal, status kepemilikan rumah, penerimaan bantuan sosial, hingga kelengkapan administrasi pengajuan Rutilahu menjadi sejumlah hal yang dibahas bersama.
Melalui koordinasi lintas pemerintahan dan pendampingan kepada warga, diharapkan setiap persoalan dapat ditangani sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku.
Perhatian yang diberikan kepada Pak Amin juga menjadi pengingat bahwa pelayanan publik bukan hanya tentang menjalankan program, tetapi juga bagaimana pemerintah hadir, mendengarkan aspirasi, serta berupaya membantu masyarakat yang membutuhkan.
Pak Amin pun berharap komunikasi dan perhatian dari pemerintah dapat terus berlanjut sehingga dirinya bersama keluarga memiliki kesempatan memperoleh bantuan perbaikan rumah sesuai persyaratan yang ditetapkan.
Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat, penuh keakraban, dan kekeluargaan.
Reporter: Rusdi
JurnalUpdate.id — Tegas, Lugas, Berimbang.












