BOGOR, JurnalUpdate.id – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cipelang Cijeruk menggelar penyuluhan dan edukasi pemenuhan gizi bagi remaja dan pelajar. Kegiatan tersebut melibatkan Remaja Genre, BKKBN, KUA, Pemerintah Kecamatan Cijeruk, serta sejumlah siswa dari berbagai sekolah.
Kegiatan yang mengangkat pentingnya pemenuhan gizi pada usia remaja dan anak-anak tersebut dilaksanakan di Aula Kantor Kecamatan Cijeruk, Selasa, 30 September 2026.
Kepala SPPG 1 Desa Cipelang, Kecamatan Cijeruk, M. Akbar Rizal Hendrawan mengatakan, kegiatan edukasi tersebut merupakan bagian dari upaya SPPG untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa pemenuhan gizi tidak hanya berkaitan dengan pemberian makanan, tetapi juga pengetahuan mengenai pola konsumsi yang sesuai dengan kebutuhan tubuh.
Menurutnya, peserta diberikan pemahaman mengenai prinsip-prinsip gizi, termasuk pedoman konsumsi gizi seimbang.
“SPPG ini bukan hanya distribusi saja. Ada edukasi yang harus kita sampaikan kepada mereka agar mereka paham mengenai gizi secara menyeluruh. Makanya, kehadiran SPPG Cipelang Cijeruk ini juga memberikan pemahaman soal itu,” ujar Akbar.
Ia menjelaskan, kegiatan penyuluhan tersebut pada awalnya ditujukan kepada para siswa. Namun, karena pelaksanaannya bersamaan dengan kegiatan Cijeruk Fest, peserta yang hadir merupakan siswa pilihan dari berbagai sekolah serta perwakilan Remaja Genre Kecamatan Cijeruk.
“Kehadiran SPPG di sini untuk memberikan edukasi. Maka ke depannya kami akan agendakan juga kepada penerima manfaat yang lainnya, khususnya kepada ibu-ibu mengenai parenting makanan,” paparnya.
Akbar menambahkan, program SPPG dilaksanakan secara berjenjang sesuai dengan kelompok usia dan kebutuhan penerima manfaat. Mulai dari tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga pelajar tingkat SMA.
“Program kita berjenjang, mulai dari konsultasi gizi untuk tingkat PAUD, kemudian SD dengan visit dapur, serta SMP dan SMA dengan penyuluhan gizi. Alhamdulillah, SPPG Cipelang Cijeruk berkomitmen menjadikan program MBG ini sebagai penunjang pemenuhan gizi masyarakat,” jelasnya.
Ia berharap melalui kegiatan penyuluhan tersebut, masyarakat, khususnya generasi muda, dapat memahami pentingnya gizi seimbang sekaligus mengetahui tujuan dan manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Kami berharap masyarakat dapat memahami program MBG ini. Ke depannya kami juga berharap bisa berkolaborasi dengan SPPG lainnya, karena ini merupakan program Presiden Indonesia dan harus kita kawal bersama,” pungkasnya.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara SPPG, pemerintah, lembaga terkait, sekolah, dan generasi muda dalam meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya pemenuhan gizi sejak usia dini hingga remaja.
Reporter: Rusdi – JurnalUpdate.id
Tegas, Lugas, Berimbang.












