BANDUNG, JurnalUpdate.id – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan crosser cilik asal Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, M. Dylan Ramadhan #22. Pembalap muda yang terus menunjukkan perkembangan di dunia motocross tersebut sukses meraih podium kedua (P2) di kelas MX 50cc dalam ajang balap motocross yang digelar dalam rangka turut memeriahkan HUT TNI ke-81.

Kejuaraan motocross tersebut berlangsung di Sirkuit Siliwangi, Kabupaten Bandung, pada 2–4 Oktober 2026. Sejak persiapan hingga turun ke lintasan, Dylan tampil penuh semangat dan menunjukkan keberanian serta mental bertanding yang semakin matang.
Persaingan di kelas MX 50cc berlangsung cukup ketat. Para crosser muda tampil dengan kemampuan terbaik untuk memperebutkan posisi terdepan. Namun, Dylan Ramadhan #22 mampu menjaga fokus dan konsistensinya hingga berhasil mengamankan posisi runner-up.
Dengan nomor start #22, Dylan tampil percaya diri menghadapi karakter lintasan Siliwangi. Podium kedua yang diraihnya menjadi buah dari proses panjang yang selama ini dijalani melalui latihan, pembinaan, pengalaman bertanding, serta dukungan keluarga dan tim.
Bagi Dylan, setiap kejuaraan bukan hanya tentang mengejar podium. Setiap perlombaan juga menjadi proses pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan, memahami karakter lintasan, mengatur strategi, serta membangun mental bertanding sejak usia dini.
Menang maupun kalah di lintasan menjadi pengalaman berharga yang terus ditempa menjadi bekal untuk menghadapi persaingan motocross yang semakin kompetitif.
Kerja Keras dan Dukungan Keluarga
M. Dylan Ramadhan merupakan putra bungsu H. Deni Saputra, S.H., Owner CPRT. Sang ayah selama ini memberikan dukungan penuh terhadap perjalanan Dylan dalam menekuni dunia balap motocross.
Perjalanan seorang pembalap cilik tentu bukan perkara mudah. Selain membutuhkan keberanian dan kemampuan teknis, seorang crosser juga harus memiliki kedisiplinan, mental bertanding, konsistensi latihan, serta kemampuan untuk bangkit dari setiap hasil perlombaan.
Dukungan keluarga menjadi salah satu kekuatan utama bagi Dylan. Orang tua terus memberikan motivasi agar pencapaian yang diraih tidak membuat Dylan cepat berpuas diri, melainkan menjadi penyemangat untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan.
Setiap podium merupakan hasil dari proses panjang. Karena itu, Dylan terus diarahkan untuk menjaga semangat, disiplin dalam latihan, menghargai lawan, menjunjung tinggi sportivitas, dan tetap rendah hati dalam setiap pencapaian.
Didukung Tim dan Sejumlah Pihak
Dalam perjalanan kariernya di dunia motocross, Dylan tidak berjuang seorang diri. Ia mendapat dukungan dari keluarga, tim, mentor, hingga sejumlah pihak yang terus memberikan support dalam setiap kejuaraan.
Dukungan tersebut di antaranya datang dari Tim CPRT 23, AJM 99, Yayasan Dilan Nayyara, Hade Sticker, INMOSS MX School, serta RM CahayaSari.
Dukungan berbagai pihak tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan Dylan sebagai crosser muda. Mulai dari persiapan, latihan, kesiapan motor, hingga pendampingan saat mengikuti perlombaan menjadi satu kesatuan yang membantu Dylan terus berkembang.
Kolaborasi antara pembalap, keluarga, tim, mentor dan mekanik menjadi modal penting dalam membangun kemampuan sekaligus mental seorang crosser sejak usia dini.
Bagi Dylan, dukungan tersebut menjadi energi tambahan untuk memberikan penampilan terbaik setiap kali turun ke lintasan.
Podium Siliwangi Jadi Modal Menuju Seri 7/Final
Podium kedua yang diraih di Sirkuit Siliwangi juga menjadi tambahan pengalaman penting bagi Dylan sebelum menghadapi tantangan berikutnya.
Setelah tampil di Bandung, Dylan kini bersiap menghadapi seri ke-7 sekaligus final ajang Kejurnas Motocross yang dijadwalkan berlangsung di Sirkuit Panca Arga Akmil atau Sirkuit Gembung, Magelang, Jawa Tengah, 10–11 Oktober 2026.
Persaingan di seri final tentu akan menjadi tantangan tersendiri. Setiap crosser akan berusaha memberikan penampilan terbaik untuk menutup rangkaian kompetisi dengan hasil maksimal.
Bagi Dylan, pengalaman dari Sirkuit Siliwangi menjadi bekal penting untuk menghadapi final. Karakter setiap lintasan berbeda sehingga kemampuan beradaptasi, menjaga konsentrasi, mengatur ritme balapan, serta mempertahankan kondisi fisik menjadi faktor penting dalam menghadapi perlombaan.
Podium kedua di Bandung pun diharapkan dapat menambah kepercayaan diri Dylan untuk kembali tampil maksimal di Magelang.
Perjalanan Masih Panjang
Meski masih berusia muda yang baru berumur 8 tahun, Dylan terus ditempa untuk memiliki mental kompetitif sekaligus tetap menjunjung tinggi sportivitas. Setiap perlombaan menjadi bagian dari proses panjang untuk membentuk dirinya menjadi pembalap yang semakin matang.
Perjalanan Dylan di dunia motocross masih panjang. Masih banyak lintasan, kejuaraan dan tantangan yang harus dihadapi ke depan.
Prestasi di Sirkuit Siliwangi diharapkan menjadi motivasi tambahan bagi Dylan untuk terus berlatih dan berjuang meraih prestasi yang lebih tinggi.
Keluarga dan tim juga berharap doa serta dukungan dari masyarakat, khususnya warga Kecamatan Cijeruk dan Kabupaten Bogor, terus mengiringi perjalanan M. Dylan Ramadhan #22.
Bukan hanya mengejar podium, tetapi juga membawa nama Cijeruk dan Kabupaten Bogor semakin dikenal melalui prestasi olahraga, khususnya di dunia balap motocross.
Kini, setelah podium kedua di Sirkuit Siliwangi, perhatian Dylan dan tim tertuju pada seri final di Magelang.
Bismillah, terus gas dan terus berjuang.
Semoga M. Dylan Ramadhan #22 senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, kekuatan dan ketenangan dalam menghadapi setiap perlombaan. Semoga perjuangan di Sirkuit Panca Arga Akmil Magelang nanti kembali membuahkan hasil terbaik dan menjadi penutup manis dari perjuangannya di kelas MX 50cc.
JurnalUpdate.id — Tegas, Lugas, Berimbang.












