SUKABUMI, JurnalUpdate.id – Media Satu.com akhirnya memberikan klarifikasi terkait pemberitaan mengenai Skasta Band yang sebelumnya sempat menjadi sorotan publik dalam rangkaian kegiatan Kejuaraan Daerah (Kejurda) Grasstrack IMI Jawa Barat 2026 Putaran Pertama di Sirkuit Tegal Laja, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi.

Sebelumnya, Media SukabumiSatu.com memberitakan dengan judul “Skasta Band Ngaku Tak di Bayar Saat Penutupan Gasstrack, Ini Penjelasan Lengkap Panitia!”. Pemberitaan tersebut kemudian mendapat perhatian dan respons dari panitia pelaksana karena dinilai perlu diluruskan agar tidak menimbulkan persepsi bahwa persoalan panggung musik merupakan bagian dari agenda resmi Kejurda Grasstrack IMI Jabar 2026.
Dalam klarifikasi terbarunya, Media SukabumiSatu.com mengangkat judul:
“Luruskan Isu Skasta Band, IMI Jabar Tegaskan Panggung Musik Malam Bukan Agenda Resmi Grasstrack”
Klarifikasi tersebut menegaskan bahwa kegiatan panggung musik yang berlangsung pada malam hari bukan merupakan agenda resmi dalam rangkaian pertandingan Kejurda Grasstrack IMI Jawa Barat 2026.
Panitia Kejurda sebelumnya juga telah menyampaikan bahwa fokus utama kegiatan adalah pelaksanaan kompetisi olahraga otomotif yang berada dalam regulasi dan koordinasi IMI Jawa Barat. Sementara kegiatan hiburan musik malam memiliki konteks dan pengelolaan tersendiri sehingga tidak dapat serta-merta dikaitkan sebagai bagian dari agenda resmi perlombaan.
Dengan adanya klarifikasi tersebut, persoalan pemberitaan mengenai Skasta Band diharapkan tidak lagi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat maupun para peserta Kejurda.
Kejelasan informasi menjadi penting, terlebih gelaran Kejurda Grasstrack IMI Jabar 2026 Putaran Pertama di Sirkuit Tegal Laja berhasil berlangsung meriah dengan jumlah starter mencapai 422 peserta, serta mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat dan pecinta olahraga otomotif.
Panitia pun mengapresiasi setiap media yang memberikan ruang klarifikasi dan meluruskan informasi berdasarkan fakta serta keterangan dari pihak-pihak terkait.
Klarifikasi ini sekaligus menjadi penegasan bahwa panggung musik malam bukanlah agenda resmi Kejurda Grasstrack IMI Jawa Barat 2026, sehingga pemberitaan mengenai persoalan tersebut hendaknya tidak digeneralisasi sebagai persoalan dalam penyelenggaraan pertandingan Grasstrack IMI Jabar.
(Redaksi JurnalUpdate.id)












