Anak Yatim asal Cibalung berhasil bawa medali emas di piala bupati Bogor

banner 468x60

Bogor, JurnalUpdate – Seorang remaja asal Desa Cibalung, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara 1 cabang atletik dalam ajang Bupati Cup Tahun 2026 yang digelar di Stadion Pakansari beberapa hari lalu.

 

Example 300x600

Remaja berprestasi tersebut adalah Achladya Nuur Desery (19), kelahiran tahun 2007, warga Kampung Babakan RT 05 RW 01, Desa Cibalung. Prestasi yang diraihnya tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, di antaranya Kepala Desa Cibalung Rusyadi, Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Cijeruk Candra, pelatih atletik yang bertugas di Polsek Bogor Tengah, serta dukungan dari SMA Negeri 1 Cijeruk.

 

Achladya yang merupakan anak yatim telah meniti karier di dunia atletik sejak sekitar delapan tahun lalu. Awal perjalanannya dimulai saat masih duduk di bangku SMP, ketika ia mulai mengikuti berbagai perlombaan atletik dan berhasil meraih sejumlah medali serta piala hingga menarik perhatian pelatih atletik.

 

“Awalnya saya ikut atletik di MTs Arrasyid 1, lalu dipanggil pelatih untuk ikut kejuaraan atletik. Alhamdulillah bisa meraih juara 1 dan juara 2. Yang membimbing saya sampai juara tingkat Kabupaten adalah Pak Candra, sementara Pak Sekcam dan Pak Kades membantu akomodasi. Nanti Pak Kades juga berencana membantu pendaftaran ke tingkat Kejurda di Jakarta,” ujarnya.

 

Kisah perjuangan Achladya menjadi semakin menginspirasi karena saat pertama kali mengikuti kejuaraan atletik tingkat Kabupaten Bogor, ia nekat bertanding tanpa sepatu atau nyeker karena keterbatasan biaya untuk membeli sepatu khusus atlet yang harganya cukup mahal.

“Waktu pertama ikut kejuaraan di Kabupaten Bogor, saya nekat ikut tanpa alas kaki dan alhamdulillah menang. Sekarang saya sudah dibantu sepatu oleh Pak Kades dan Pak Sekcam Cijeruk,” paparnya.

 

Dalam kehidupan sehari-hari, Achladya juga menghadapi keterbatasan ekonomi. Ia hidup bersama kakeknya setelah neneknya meninggal dunia, sementara ibunya berada di Cilebut. Untuk biaya sekolah, ia mendapatkan beasiswa, sedangkan kebutuhan makan sehari-hari sering dibantu dari hasil hadiah kejuaraan yang ia peroleh.

 

“Kalau sekolah saya dapat beasiswa, tapi untuk makan sehari-hari saya gunakan uang hasil kejuaraan untuk makan bersama kakek. Ibu memang jauh di Cilebut, tapi kadang mengirim uang. Kalau hadiah dari kejuaraan biasanya untuk menambah kebutuhan dapur,” ungkapnya.

Kini, siswa yang telah lulus dari SMA Negeri 1 Cijeruk tersebut tengah mempersiapkan diri menghadapi Kejuaraan Daerah (Kejurda) di Jakarta. Ia terus menjalani latihan intensif bersama pelatih serta latihan mandiri di sekitar rumahnya dengan harapan dapat kembali mengharumkan nama Desa Cibalung dan Kecamatan Cijeruk.

 

“Iya, sekarang lagi fokus latihan bersama pelatih untuk persiapan Kejurda nanti. Saya berharap bisa kembali juara dan membawa medali untuk Desa Cibalung dan Kecamatan Cijeruk. Ini membawa nama desa, dan kalau lolos Kejurnas nanti rencananya di Bali,” pungkasnya. (Red)

banner 325x300
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *