Tanggul Sungai Cibareno Longsor dan Ambruk, Akses Jalan hingga Sawah Warga Terancam

banner 468x60

CILOGRANG, JurnalUpdate.Id — Tanggul penahan di bantaran Sungai Cibareno mengalami longsor dan ambruk di Kampung Bantar Kalapa RT 001 RW 001, Desa Cibareno, Kecamatan Cilograng, kabupatén Lebak propinsi Banten pada Senin malam (24/5/2026) sekitar pukul 22.00 WIB.

Peristiwa tersebut diduga dipicu hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak sore hingga malam hari. Tingginya intensitas hujan menyebabkan debit air Sungai Cibareno meningkat dan menggerus bagian tanggul hingga akhirnya mengalami kerusakan cukup parah.

Example 300x600

Akibat kejadian itu, akses jalan di sekitar lokasi mengalami retak dan terancam putus apabila tidak segera dilakukan penanganan oleh pihak terkait. Selain itu, area persawahan milik warga yang berada di sekitar bantaran sungai juga ikut terancam terdampak longsor susulan.

Beruntung dalam peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Namun warga sekitar merasa khawatir apabila longsor kembali terjadi, terutama saat curah hujan tinggi masih mengguyur wilayah Kecamatan Cilograng.

Kepala Desa Cibareno, Erik, menyampaikan rasa prihatin atas ambruknya tanggul penahan sungai tersebut. Ia berharap pemerintah daerah maupun instansi terkait segera turun tangan melakukan penanganan darurat dan perbaikan permanen.

“Kami berharap pemerintah segera memberikan perhatian dan bantuan penanganan, karena kondisi tanggul saat ini sangat membahayakan warga dan dapat mengancam akses jalan serta lahan pertanian masyarakat,” ujar Erik.

Saat ini warga setempat terus memantau kondisi di sekitar bantaran Sungai Cibareno guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya longsor susulan apabila hujan deras kembali turun.

Reporter: Asep Mahmud

banner 325x300
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *