BOGOR, JurnalUpdate.id – Peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 Tahun 2026 di Kecamatan Cijeruk berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan ini mendapat dukungan dari delapan desa, yakni Desa Cijeruk, Cibalung, Tanjungsari, Tajurhalang, Palasari, Warungmenteng, Sukaharja, dan Cipelang, serta melibatkan berbagai unsur masyarakat seperti PK KNPI, MUI, KUA, Karang Taruna, tokoh masyarakat, hingga warga setempat.

Mewakili Camat Cijeruk, Moch Sobar Mansoer, Sekretaris Kecamatan Cijeruk, H. M. Fahrullah, menjelaskan bahwa upacara peringatan HJB ke-544 merupakan bagian dari rangkaian kegiatan yang dipusatkan di Desa Malasari dan dilaksanakan secara serentak berdasarkan amanat Bupati Bogor.

“Untuk Kecamatan Cijeruk, kami bertekad bersama seluruh stakeholder untuk terus hadir melayani masyarakat serta bersama-sama mencapai tujuan membangun wilayah Kecamatan Cijeruk demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Fahrullah.

Selain itu, terdapat sejumlah kegiatan menarik yang akan digelar, seperti program nikah gratis bagi warga Kecamatan Cijeruk, aksi bersih Danau Lido, hingga pawai obor dalam rangka menyambut Pekan Muharam.
“Untuk Cijeruk Expo nanti akan tersedia berbagai pelayanan gratis kepada masyarakat, Gerakan Pangan Murah (GPM), bazar UMKM, serta pentas seni kreatif anak. Semua kegiatan tersebut kami persembahkan untuk masyarakat dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Bogor ke-544, dan masih banyak agenda lainnya yang akan kami laksanakan,” paparnya.
Menurut Fahrullah, momentum Hari Jadi Bogor harus menjadi semangat kebangkitan bagi seluruh masyarakat, khususnya di Kecamatan Cijeruk, baik dalam bidang pendidikan, ekonomi maupun kesehatan.
“Kami berharap melalui Hari Jadi Bogor ini, Kecamatan Cijeruk semakin bangkit. Bangkit dari sektor pendidikan, ekonomi, dan kesehatan. Dari momentum ini kami akan terus berupaya memberdayakan masyarakat,” ungkapnya.
Ia juga menekankan pentingnya pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai salah satu penggerak utama perekonomian masyarakat.
“Peningkatan ekonomi dapat dilakukan melalui pemberdayaan UMKM. Kita telah melihat bagaimana saat pandemi Covid-19 lalu, UMKM mampu bertahan dan menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat. Karena itu sektor ini harus terus diperkuat dan dikembangkan,” pungkasnya. (Red)












