SUKABUMI JurnalUpdate.id — Sebanyak 65 pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Kepala Sekolah Indonesia (AKSI) Kabupaten Sukabumi periode 2026-2030 resmi dikukuhkan di Aula Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Sukabumi, Selasa (15/9/2026).

Pengukuhan tersebut dilakukan oleh Ketua DPP AKSI Jawa Barat, Dudung Nurullah Koswara. Dalam kepengurusan periode 2026-2030, DPC AKSI Kabupaten Sukabumi dipimpin oleh Jamhari.
Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, yang hadir didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena, mendorong AKSI agar mampu menjadi motor penggerak dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Sukabumi.
Menurutnya, pengukuhan kepengurusan AKSI bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi harus menjadi momentum untuk memperkuat profesionalisme guru dan kepala sekolah dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.
“Kehadiran AKSI di Kabupaten Sukabumi harus menjadi motor gerak untuk mendukung tujuan luhur mencerdaskan kehidupan bangsa,” ujar Ade.
Ia berharap AKSI dapat menjadi ruang untuk terus belajar, berbagi pengalaman, membangun kolaborasi, sekaligus menjadi wadah pembinaan kode etik profesi bagi para kepala sekolah.
Dengan demikian, keberadaan organisasi tersebut diharapkan mampu mendorong lahirnya berbagai inovasi dalam pengelolaan pendidikan dan peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah.
“Melalui kolaborasi dan profesionalisme, kita berharap kualitas pendidikan di Kabupaten Sukabumi semakin meningkat dan mampu memberikan manfaat yang nyata bagi peserta didik,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua DPP AKSI Jawa Barat, Dudung Nurullah Koswara, menekankan pentingnya membangun solidaritas dan sinergi antarkepala sekolah, pemerintah, serta seluruh pemangku kepentingan di bidang pendidikan.
Menurut Dudung, kepala sekolah memiliki peran strategis dalam menciptakan tata kelola sekolah yang profesional, kondusif, dan berorientasi pada kemajuan peserta didik.
“Kita harus bersatu padu, berkolaborasi, dan berprestasi. Jika ada kepala sekolah yang terganggu dalam menjalankan tugas dinasnya secara benar, maka kita harus bersatu,” tegasnya.
Dudung juga berharap AKSI tidak hanya menjadi wadah organisasi, tetapi mampu menghadirkan semangat kebersamaan dalam menghadapi berbagai tantangan dunia pendidikan.
Ia menegaskan, kemajuan peserta didik harus tetap menjadi fokus utama dalam setiap kebijakan dan langkah yang dilakukan para kepala sekolah.
“Yang paling penting adalah bagaimana kita bersama-sama menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif, sehingga peserta didik dapat berkembang dan meraih prestasi,” pungkasnya.












