Gebyar 10 Muharram 1448 H di Cigombong: Forkopimcam Gelar Pawai, Pentas Seni, Tabligh Akbar, dan Santuni 354 Anak Yatim

banner 468x60

Bogor, JurnalUpdate.id – Senyum tulus dan wajah penuh harapan dari ratusan anak yatim menjadi pemandangan yang menghangatkan hati dalam Gebyar 10 Muharram 1448 Hijriah yang diselenggarakan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Cigombong di halaman Kantor Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Kamis (25/6/2026).

Peringatan 10 Muharram yang dikenal sebagai Hari Raya Anak Yatim tersebut menjadi momentum istimewa untuk menumbuhkan rasa cinta, kepedulian, dan kebersamaan. Tidak sekadar menjadi agenda tahunan, kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, ulama, tokoh masyarakat, organisasi keagamaan, serta para donatur dalam memuliakan dan membahagiakan anak-anak yatim.

Example 300x600

Rangkaian kegiatan diawali dengan Pawai Anak Yatim yang mengambil titik start dari Gerbang MNC Lido menuju halaman Kantor Kecamatan Cigombong. Ratusan anak yatim tampak berjalan penuh semangat didampingi para pendamping, aparat pemerintah, dan relawan. Kehadiran mereka mendapat sambutan hangat dari masyarakat yang berdiri di sepanjang jalan sambil melambaikan tangan dan mendoakan agar kelak tumbuh menjadi generasi yang saleh, cerdas, serta bermanfaat bagi bangsa dan agama.

Setibanya di lokasi acara, suasana semakin semarak dengan penampilan Pentas Seni Islami dari berbagai pondok pesantren di Kecamatan Cigombong. Lantunan ayat suci Al-Qur’an, shalawat, marawis, hingga berbagai kreasi seni Islami yang ditampilkan para santri berhasil memukau para tamu undangan sekaligus menambah kekhidmatan peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Camat Cigombong R.E. Irwan Somantri, S.STP., MM, didampingi Sekretaris Kecamatan beserta para kepala seksi dan staf Kecamatan Cigombong.

Turut hadir Kapolsek Cijeruk–Cigombong Kompol Uba Subroto, SH, didampingi Kanit Intel Polsek Cijeruk AKP Dwi Mujianto, S.T., perwakilan Koramil Cigombong, Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor yang bertugas di wilayah Kecamatan Cigombong, Kepala KUA Kecamatan Cigombong Ade Hasan, S.H.I., para kepala desa beserta sekretaris desa dan perangkat desa se-Kecamatan Cigombong, Ketua MWC NU Kecamatan Cigombong, BKMT Kecamatan Cigombong, Kepala UPT Puskesmas Cigombong dr. Sukarni dan UPT Puskesmas Ciburayut, PWRI, para kepala sekolah dan guru, pimpinan pondok pesantren beserta para santri, pengurus DKM Masjid Al-Adzim Cigombong, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Camat Cigombong R.E. Irwan Somantri menyampaikan bahwa 10 Muharram merupakan momentum untuk memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial.

“Anak-anak yatim adalah amanah yang harus kita jaga bersama. Mereka membutuhkan perhatian, kasih sayang, dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat. Melalui kegiatan ini kami ingin menumbuhkan semangat berbagi, mempererat ukhuwah Islamiyah, sekaligus menjadikan Tahun Baru Islam sebagai momentum memperbaiki diri menuju masyarakat yang lebih peduli dan bertakwa,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya kegiatan tersebut.

“Atas nama pimpinan Forkopimcam Cigombong, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh kepala desa se-Kecamatan Cigombong, organisasi keagamaan, para donatur, serta seluruh pihak yang telah berpartisipasi sehingga kegiatan Gebyar 10 Muharram ini dapat terlaksana dengan baik. Semoga seluruh amal kebaikan yang diberikan menjadi ladang pahala dan keberkahan bagi kita semua,” ungkapnya.

Puncak kegiatan diisi dengan Tabligh Akbar yang menghadirkan penceramah kondang KH. Zainal Muhtadin, yang akrab disapa Ustadz Torolong, selaku Ketua MUI Kecamatan Cigombong.

Dalam tausiyahnya, beliau mengajak seluruh masyarakat menjadikan bulan Muharram sebagai momentum hijrah menuju kehidupan yang lebih baik dengan memperbanyak amal saleh, mempererat persaudaraan, serta memuliakan anak-anak yatim.

“Anak yatim adalah amanah Allah SWT. Membahagiakan mereka bukan hanya bentuk kepedulian sosial, tetapi juga jalan untuk meraih keberkahan hidup. Jangan pernah biarkan mereka merasa sendiri, karena kasih sayang kepada anak yatim akan mendekatkan kita kepada rahmat Allah SWT,” pesan Ustadz Torolong yang disambut penuh kekhusyukan oleh para jamaah.

Suasana haru semakin terasa ketika panitia bersama Forkopimcam Cigombong menyerahkan santunan kepada 354 anak yatim. Senyum bahagia yang menghiasi wajah anak-anak tersebut menjadi pemandangan yang menyentuh hati. Tidak sedikit tamu undangan yang tampak terharu menyaksikan momen penuh makna itu sebagai wujud nyata kepedulian dan kasih sayang kepada mereka yang membutuhkan perhatian.

Melalui Gebyar 10 Muharram 1448 Hijriah ini, Forkopimcam Cigombong berharap semangat berbagi tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata, melainkan menjadi budaya yang terus tumbuh di tengah masyarakat. Sebab, kemajuan sebuah daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisiknya, tetapi juga dari tingginya kepedulian masyarakat terhadap sesama, terutama kepada anak-anak yatim dan kaum yang membutuhkan.

Di penghujung acara, senyum bahagia dari 354 anak yatim menjadi hadiah terindah bagi seluruh pihak yang hadir. Senyum yang mengingatkan bahwa setiap kebaikan yang diberikan dengan penuh keikhlasan akan menghadirkan keberkahan, mempererat persaudaraan, serta menjadi cahaya bagi kehidupan bersama.

(Red)

banner 325x300
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *