Bogor, JurnalUpdate.id – Suasana penuh haru, kebersamaan, dan kepedulian menyelimuti Aula Kantor Desa Cipelang, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, Selasa (30/6/2026). Dalam rangka memperingati 10 Muharram 1448 Hijriah, Pemerintah Desa Cipelang menggelar kegiatan santunan bagi 249 anak yatim dan 150 kaum dhuafa dengan mengusung tema “Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak Yatim di Bulan yang Suci.”
Kegiatan sosial yang telah menjadi agenda tahunan Pemerintah Desa Cipelang tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Desa Cipelang, Kiki Sukiwan, S.IP, didampingi seluruh perangkat desa. Momentum penuh berkah ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah desa dalam menumbuhkan semangat kepedulian sosial sekaligus mempererat tali silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat.
Ratusan anak yatim dan kaum dhuafa tampak memenuhi aula desa sejak pagi. Dengan wajah penuh harapan, mereka mengikuti rangkaian acara yang berlangsung khidmat dan sarat makna.
Turut hadir Ketua MUI Desa Cipelang, Ketua BPD Desa Cipelang, Bhabinkamtibmas Desa Cipelang dari Polsek Cijeruk Bripka Firman Gusmyadi, para alim ulama, tokoh masyarakat, Ketua RT dan RW se-Desa Cipelang, PKK dan Kader Posyandu, anggota Satlinmas, serta berbagai unsur masyarakat yang bersama-sama menyaksikan dan mendukung kegiatan penuh kepedulian tersebut.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Cipelang Kiki Sukiwan, S.IP menegaskan bahwa peringatan 10 Muharram bukan hanya menjadi tradisi keagamaan, tetapi juga momentum untuk memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dengan berbagi kepada mereka yang membutuhkan.
“Anak-anak yatim adalah amanah yang harus kita jaga bersama. Mereka berhak merasakan kasih sayang, perhatian, dan kebahagiaan. Melalui kegiatan ini kami ingin memastikan bahwa mereka tidak pernah merasa sendiri, karena seluruh masyarakat Desa Cipelang hadir sebagai keluarga besar yang selalu peduli. Semoga santunan ini membawa manfaat, menjadi penyemangat bagi mereka dalam meraih cita-cita, serta menjadi amal ibadah yang diridhai Allah SWT,” ungkap Kiki.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga budaya gotong royong dan kepedulian sosial agar tetap hidup di tengah kehidupan bermasyarakat.
Kegiatan berlangsung tertib, aman, dan penuh kekeluargaan. Terpantau anggota Paguyuban Cipelang Herang turut berperan aktif membantu kelancaran acara, mulai dari penyambutan tamu, pengaturan peserta, pendistribusian santunan kepada seluruh penerima hingga mengatur lalulintas.
Senyum bahagia yang terpancar dari wajah anak-anak yatim dan kaum dhuafa menjadi pemandangan yang menghangatkan hati. Di balik santunan yang diberikan, tersimpan pesan bahwa masih banyak tangan-tangan yang tulus berbagi dan hati yang peduli terhadap sesama.
Melalui tema “Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak Yatim di Bulan yang Suci,” Pemerintah Desa Cipelang berharap semangat berbagi tidak berhenti pada peringatan 10 Muharram semata, tetapi terus menjadi budaya yang mengakar dalam kehidupan masyarakat. Sebab, desa yang kuat bukan hanya dibangun dengan infrastruktur, melainkan juga dengan kepedulian, persaudaraan, dan kebersamaan warganya. (Red)












