IPB University Luncurkan Program Dosen Pulang Kampung 2026, 25 Pemuda Cigombong Dapat Kesempatan Belajar Perfilman Melalui Sekolah Film Desa

banner 468x60

BOGOR, JurnalUpdate.id – IPB University kembali meluncurkan program unggulan Dosen Pulang Kampung Tahun 2026 sebagai bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat sekaligus upaya menjembatani dunia akademik dengan kehidupan pedesaan. Program ini bertujuan menghadirkan inovasi, ilmu pengetahuan, serta solusi praktis untuk mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.

Melalui program tersebut, para dosen IPB University diberi kesempatan untuk mengabdi di daerah yang memiliki keterikatan historis, asal-usul, maupun hubungan sosial dengan mereka. Dengan konsep tersebut, transfer ilmu tidak hanya berjalan satu arah, tetapi juga tumbuh dari rasa kepedulian dan tanggung jawab terhadap kampung halaman.

Example 300x600

Salah satu lokasi pelaksanaan program tahun ini berada di Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor. Sebagai bagian dari upaya pemberdayaan generasi muda, sebanyak 25 pemuda dari berbagai desa di wilayah Cigombong terpilih untuk mengikuti pelatihan intensif melalui program Sekolah Film Desa.

Pembukaan kegiatan dilaksanakan pada Sabtu (1/8/2026) di Aula 2 Kantor Kecamatan Cigombong. Acara dibuka secara resmi oleh Camat Cigombong, R.E. Irwan Somantri, serta dihadiri Ketua DPK KNPI Kecamatan Cigombong M. Akbar Rizal Hendrawan, perwakilan Kolektif Cinema Cigombong, serta tim dosen dan penyelenggara dari IPB University.

Dalam sambutannya, Camat Cigombong R.E. Irwan Somantri menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya program tersebut. Menurutnya, kehadiran Program Dosen Pulang Kampung dan Sekolah Film Desa menjadi bukti bahwa pemuda desa memiliki potensi besar yang tidak kalah dengan pemuda di perkotaan.

“Pemuda desa hanya membutuhkan ruang, bimbingan, dan kesempatan untuk menyalurkan kreativitasnya. Melalui film, mereka dapat menceritakan tentang Cigombong, kearifan lokal, potensi alam, serta harapan masyarakat kepada dunia luar,” ujarnya.

Program Sekolah Film Desa dirancang dengan kurikulum yang memadukan teori dan praktik secara langsung. Para peserta akan mempelajari berbagai aspek perfilman, mulai dari penggalian ide, penulisan naskah, penyutradaraan, teknik pengambilan gambar dan suara, hingga proses penyuntingan pascaproduksi.

Melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan tidak hanya menguasai keterampilan teknis di bidang perfilman, tetapi juga mampu menghasilkan karya yang menggambarkan identitas, budaya, dan potensi unggulan Kecamatan Cigombong.

Perwakilan IPB University menjelaskan bahwa program tersebut merupakan bagian dari komitmen perguruan tinggi untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk di wilayah pedesaan.
“Kami ingin menunjukkan bahwa sinema bukanlah sesuatu yang jauh dari kehidupan desa. Justru desa menyimpan banyak kisah menarik yang layak diangkat ke layar, dan pemuda desa merupakan narator terbaik untuk menceritakannya,” ungkap perwakilan IPB University.

Sementara itu, Ketua KNPI Cigombong, M. Akbar Rizal Hendrawan, bersama perwakilan Kolektif Cinema Cigombong menyambut baik pelaksanaan program tersebut. Mereka berharap kolaborasi antara pemerintah kecamatan, perguruan tinggi, dan organisasi kepemudaan dapat terus berlanjut sehingga melahirkan karya-karya film pendek hasil kreativitas pemuda Cigombong.

Program Sekolah Film Desa di Kecamatan Cigombong akan berlanjut dengan serangkaian pelatihan lanjutan, pendampingan produksi film, hingga pemutaran karya para peserta pada akhir kegiatan.
(Rusdi/JurnalUpdate.id)

banner 325x300
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *